Mengenal IPv4 (Internet Protocol version 4)


Internet Protocol (IP) adalah protokol jaringan yang menyediakan pengalamatan untuk setiap host dalam jaringan komputer. IP merupakan protokol yang bekerja pada Layer 3 yaitu Network Layer. Sangat saya sarankan teman-teman pahami dulu Model OSI dan TCP/IP agar nantinya tidak bingung saat ada istilah-istilah seperti nama layer, protokol, dsb.

IP Addresss adalah deratan angka binner berukuran 32 bit atau 128 bit yang digunakan sebagai alamat suatu perangkat dalam jaringan komputer. Jika dalam kehidupan nyata IP Address bisa diibaratkan sebagai alamat rumah yang dibutuhkan saat mengirim surat atau barang. Saat ini terdapat dua jenis IP Address, yakni IP Address versi 4 (IPv4) dan IP Address versi 6 (IPv6). Dan yang akan kita bahas di sini adalah IPv4.

1# Struktur IPv4

Internet Protocol version 4 atau IPv4 adalah pengalamatan IP berukuran 32 bit yang dibagi menjadi 4 oktet. Jadi setiap oktet terdiri dari 8 bit.

Sebelum kita lanjut, teman-teman yang baru di dunia komputer mungkin ada yang bertanya-tanya bit itu apa sih?
Bit adalah satuan data digital. Kalo di kehiduoan nyata ada meter sebagai satuan panjang, gram untuk satuan massa, dsb. Kenapa harus bit? Karena komputer hanya bisa membaca data digital berbentuk binary yaitu angka 0 dan 1. Meskipun data yang kita lihat berupa gambar, teks, video, dsb, tapi data itu akan diubah ke binary (angka 0 dan 1) saat diproses komputer entah itu mau dieksekusi, ditransfer, atau yang lainnya.

1 bit itu sama dengan 1 dijit angka biner entah itu 0 atau 1. Jika 2 bit berarti ada 2 digit angka biner apakah itu 00, 01, 10, atau 11. Nah, IPv4 ini panjangnya 32 bit. Artinya ada 32 angka biner. Akan tetapi agar mempermudah user (manusia) dalam penulisanya digunakanlah bilang desimal (0-9) dan setiap oktet dipisahkan dengan tanda titik (.). Contoh IPv4 adalah 192.168.10.1.

Perhatikan table di atas adalah contoh pembagian oktet alamat IP dalam bentuk desimal dan biner. Dalam IP Address ada istilah-istilah seperti ini :

  • Network ID : IP yang digunakan sebagai alamat jaringan. Kalo di dunia yata kita bisa ibaratkan Network ID atau Network Address ini dengan nama jalan atau nama perumahan
  • Host ID : IP yang dugunakan sebagai alamat suatu perangkat jaringan (seperti router, pc, dll). Nah kalo ini bisa diibaratkan sebagai nomor rumah dalam suatu jalan/perumahan (jaringan).
  • Broadcast ID : IP yang digunakan untuk mengirim ke emua host.
  • Network Mask (Netmask) : Penulisannya seperti format penulisan IP, Netmask digunakan untuk menentukan nilai Network ID dan biasa disebut juga subnetmask. Contoh netmask 255.255.255.0, 255.255.0.0, dsb. Kita akan pelajari hal ini di materi subnetting.
  • Prefix : Angka yang mewakili nilai netmask. Contoh ada ip 192.168.1.28/16. Penulisan "/16" menandakan ip tersebut prefixnya yaitu "16" yang artinya 16 bit pertama ip tersebut adalah Network ID. Jika ditulis dalam format ip menjadi 255.255.0.0. Kita akan belajar tentang prefix ini juga di materi subnetting.

2# Pembagian Class IPv4

Berdasarkan kelas-nya (class) IPv4 digolongkan menjadi beberapa class sebagai berikut :

IP Address class A memilik default netmask 255.0.0.0 atau prefix 8. Artinya 8 bit pertama (oktet 1) dari IP Class A adalah Network ID. Sekali lagi, ini aturan default yang akan berubah jika kita menerapkan subnetting, prefixnya akan diganti sesuai kebutuhan.

IP Address Class B memiliki default netmask 255.255.0.0 atau prefix 16. Artinya 16 bit pertama (oktet 1 dan 2) dari IP Class B adalah Network ID.

Sedangkan IP Address Class C memiliki default netmask 255.255.255.0 atau prefix 24. Artinya 24 bit pertama (oktet 1,2 dan 3) dari IP Class C adalah Network ID.

Mungkin ada yang bertanya apa itu unicast, multicast, broadcast? Begini penjelasan singkatnya.

Unicast
Unicast adalah alamat ip yang digunakan pada setiap host (perangkat) untuk saling berkomunikasi poin to point (one to one).

Multicast
Multicast adalah alamat ip yang digunakan untuk mengirim paket ke beberapa host yang sama-sama listen di ip multicast group yang sama (one to many). Biasanya digunakan pada protokol routing.

Broadcast
Broadcast adalah alamat ip yang digunakan untuk mengirim paket ke semua host (one to all).

3# IPv4 Reserved Address

IPv4 juga mempunyai alamat ip yang reserved atau istilahnya "sudah dipesan", alamat ini tidak digunakan pada pengalamatan pada umumnya. Hanya digunakan di area lokal tertentu atau dengan tujuan tertentu. Berikut ini range IP Reserved :

4# IPv4 Private Address

Selain itu, ada juga istilah IP Private. Karena di internet banyak sekali komputer yang terhubung. Maka disediakan IP Private yang digunakan pada jaringan yang tidak terhubung langsung ke internet, biasa disebut jaringan lokal. Jadi, IP Private adalah IP yang disediakan khusus untuk digunakan pada jaringan lokal. Range IP Private dapat dilihat di table berikut.

Tabel di atas adalah ip private, ip class A, B, dan C yang tidak termasuk IP di atas disebut IP Public. IP Public yaitu IP yang digunakan di jaringan internet, menghubungkan beberapa ISP dan server di internet sehingga bisa diakses secara public.

Demikian pembahasan tentang IPv4. Ini baru pengenalan, banyak materi tenatng IPv4 yang belum dibahasa di sini. Contoh yang paling subnetting. Insyaa Allah, akan segera dibahas beberpa hari setelah artikel ini dipublikasikan. Selamat belajar!

Disqus Comments